PROGRAM PEMERINTAHAN DAN SWASTA DALAM IMPLEMENTASI TIK UNTUK BK
PROGRAM PEMERINTAHAN DAN SWASTA DALAM IMPLEMENTASI TIK
UNTUK BK
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Era Globalisasi menyebabkan munculnya
kebutuhan–kebutuhan individu yang
beragam, hal ini berkaitan dengan perkembangan teknologi dan informasi yang berpengaruh kepada
setiap aspek kehidupan. Berbagai
aspek kehidupan menyesuaikan
kepada perkembangan teknologi informasi untuk menciptakan
berbagai kemudahan agar individu mampu memenuhi kebutuhannya.
A. Rumusan Masalah
- Penggunaan TIK dalam program pemerintah dan swasta pada BK ?
- Bagaimana Penggunaan IT dalam Layanan Bimbingan dan Konseling?
- Apa identifikasi peralatan-peralatan TIK untuk pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling dan penerapannya dalam pelayanan bimbingan dan konseling ?
- Bagaimana penerapan TIK dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling?
- Bagaimana kode etik penggunaan TIK dalam Bimbingan dan Konseling ?
- Bagaimana TIK sebagai Sistem pendukung Bimbingan dan Konseling?
- Apa saja piranti layanan berbasis TIK ?
B. Tujuan
Komputer merupakan salah satu media yang dapat dipergunakan oleh konselor dalam
proses konseling. Pelling (2002) menyatakan bahwa penggunaan komputer
(internet) dapat dipergunakan untuk membantu siswa dalam proses pilihan karir
sampai pada tahap pengambilan keputusan pilihan karir. Ifdil, Makalah Penyelenggaraan koseling
online. Disampaikan pada
seminar nasional bimbingan dan konseling. 01 Mei 2012 .Hariyadi, Sigit. 2011.TIK
dalam Bimbingan dan Konseling.(online) at http://leavespalace.blogspot.com/2011/08/tik-dalam-bimbingan-dan-konseling.html.
diakses kamis,17 Oktober 2013
Hidayati, Dewi. Pemanfaatan
teknologi informasi dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah. (online) at http://malinemas.blogspot.com/2012/10/pemanfaatan-teknologi-informasi-dalam.html.
diakses kamis, 17 Oktober 2013 Simarmata. 2006. Pengenalan Teknologi Komputer dan
Informasi. Yogyakarta: Andi
Tujuan Umum
- Untuk mengetahui penggunaan TIK dalam program pemerintahan dan swasta dalam BK.
- Untuk mengetahui penggunaan IT dalam layanan Bimbingan dan Konseling.
- Untuk mengetahui identifikasi peralatan-peralatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling dan penerapannya dalam pelayanan bimbingan dan konseling.
- Untuk mengetahui penerapan TIK dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling.
- Untuk mengetahui kode etik penggunaan TIK dalam Bimbingan dan Konseling.
- Untuk mengetahui TIK sebagai sistem pendukung Bimbingan dan Konseling.
- Untuk mengetahui piranti layanan berbasis TIK.
Tujuan Khusus
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Teknologi
Informasi dan Komunikasi terkait pembahasan Program Pemerintahan dan Swasta
dalam Implementasi TIK untuk BK. Selain itu memberi pemahaman kepada mahasiswa
sebagai calon guru BK apabila pelayanan tersebut tidak
memungkinkan untuk dilakukan secara langsung, jadi teknologi informasi dalam
bimbingan konseling hanya sebagai alternatif. Dan juga memberi pemahaman
yang lebih terhadap pembaca khususnya guru terkait peranannya dalam mengembangkan
Teknologi Informasi dan Komunikasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Penggunaan TIK dalam program pemerintah
dan swasta pada BK
(Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Pemerintahan)
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan,
seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan
menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Pada intinya
e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan
hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi
ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to
Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:
· Pelayanan yang lebih baik kepada
masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu,
tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor,
rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
A. Penggunaan IT dalam Layanan Bimbingan dan
Konseling
Dalam Standar Kompetensi Konselor Indonesia telah mengamanatkan
kepada para konselor untuk menguasai teknologi informasi untuk kepentingan
pemberian layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Identifikasi layanan
Bimbingan dan Konseling yang dapat dilakukan dengan teknologi informasi.
Layanan bimbingan dan konseling dapat dilakukan dengan berbagai cara,
diantaranya :
- Konseling melalui Telepon.
- Konseling melalui Radio dan televisi
- Konseling berbantuan komputer yaitu melalui internet.
B. Peralatan-Peralatan Teknologi Informasi
Dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam
kehidupan, Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini
memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas bagi kegiatan
berbagai sektor kehidupan, dan telah menyentuh layanan bimbingan dan konseling.
Teknologi informasi dalam layanan bimbingan dan konseling masuk kepada dukungan
system Bimbingan dan Konseling sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada
individu (siswa), dilaksanakan melalui berbagai macam layanan. Dan pada saat
zaman semakin berkembang, tidak hanya dapat dilakukan dengan tatap muka secara
langsung, tapi juga bisa dengan memanfaatkan media atau teknologi informasi
yang ada.
A. Penerapan TIK Dalam Pelayanan Bimbingan Dan Konseling
Menurut Handarini (2006), menyatakan bahwa teknologi dan internet
dapat diterapkan dalam layanan bimbingan konseling, yaitu :
- Llayanan appraisal,
- Layanan informasi,
- Layanan Konseling,
- Layanan konsultasi,
- Layanan perencanaan, penempatan, tindak lanjut dan layanan evaluasi.
Teknologi Informasi kedalam melakukan pelayanannya, yaitu :
- Easy to use ( mudah digunakan )
- Easy to manage ( mudah di atur )
- Simple ( tidak rumit )
- Dynamic ( Dinamis )
Perubahan terhadap pelayanan tersebut berupa beberapa media
konseling, contohnya :
Surat Magnetik (disket ke disket)
Meskipun pelayanan konseling dengan menggunakan fasilitas ini
sudah dianggap sebagai fasilitas komunikasi “ tradisional”, tetapi fasilitas
ini adalah awal mula terciptanya gagasan penggunaan teknologi informasi dalam
Bimbingan dan Konseling.
Konseling menggunakan bantuan Komputer
Proses Konseling menggunakan bantuan
komputer atau Computer Assisted Counseling (CAC) merupakan konseling mandiri,
juga disebut konseling komputer pasif atau biasa juga disebut dengan
standalone.
Telepon
Kemudahan pengaksesan dalam pemberian layanan Bimbingan dan
Konseling mengikuti tatanan kehidupan masyarakat global diharapkan mampu untuk
memenuhi kebutuhan para konseli yang menuntut pemberian layanan bimbingan dan
konseling yang cepat, luas, dan mudah diakses oleh konseli. Konseling melalui
telepon biasanya disebut konseling telepon
Radio dan Televisi
Konseling melalui radio atau televisi, masih merupakan
bentuk lain dari konseling telepon. Pada konseling radio, percakapan antara
konselor dan konseli dipancarkan. Pelayanan ini umumnya bersifat
informatif atau advis, jarang hubungan klien dan konselor mencapai taraf yang
mendalam dan intensif. Konseling melalui radio dan televisi memungkinkan
permasalahan konseli diketahui oleh umum, oleh karena itu kerahasiaan identitas
konseli harus benar-benar menjadi perhatian. Permasalahan waktu dan bagaimana
masalah klien akan membatasi keleluasaan dan efektivitas konseling.
Internet
Pelayanan konseling melalui fasilitas internet sudah dikenal
dengan nama e-counseling ( email counseling ). Berikut ini adalah contoh proses
konseling via internet :
- Email therapy
- Online therapy
- Cyber counseling dan
- E-counseling.
E. Kode Etik Penggunaan Tik Dalam Bk
Dalam pelayanan
bimbingan konseling melalaui teknologi informasi harus selalu memperhatikan
kode etik yang ditetapkan organisasi profesi. Kode etik tersebut seharusnya
diketahui oleh klien juga, sehingga klien dapat mengetahui hak dan
kewajibannya. Kode etik dalam bimbingan konseling melalaui teknologi informasi
penting diperhatikan, supaya kegiatan bimbingan konseling dapat berjalan dengan
baik dan tujuan bersama dapat tercapai.
Penggunaan Media Power Point, Leaflet, Poster, Dan Film Dalam
Pelayanan Bimbingan Dan Konseling.
Penggunaan media powerpoint
Manfaat Penggunaan Media dalam Konseling tidak dapat disangkal
bahwa saat ini kita hidup dalam dunia teknologi. Hampir seluruh sisi kehidupan
kita bergantung pada kecanggihan teknologi, terutama teknologi komunikasi.
Bahkan, menurut Pelling (2002) ketergantungan kepada teknologi ini tidak saja
di kantor, tetapi sampai di rumah-rumah.
F. TIK sebagai sistem pendukung BK
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
(TIK) dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling dapat dilaksanakan dengan
berbagai sarana komunikasi yang berkembang dewasa ini, seperti telepon komputer
dan internet. Layanan bimbingan dan konseling berbasis internet adalah
merupakan layanan bimbingan dan konseling dimana internet sebagai perangkat
utamanya.
F. Piranti layanan berbasis TIK
Metode dan teknik bimbingan dan konseling bernuansa teknologi yang
mengarah kepada penggunaan multimedia dan internet merupakan salah satu
alternatif piilihan orang-orang yang membutuhkan bantuan untuk mengatasi
masalahnya. Ahman (2003) menyatakan bahwa salah satu penggunaan teknologi dalam
konseling dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi kerja yang dapat dijadikan
dasar pengembangan program dan evaluasi hasil layanan, serta untuk
kepentingan riset dan pengembangan.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pada bidang pendidikan, pemerintah telah gencar mengaplikasikan
teknologi ini sebagai sarana mendekatkan program-program pemerintah dengan
masyarakat. Munculnya website depdiknas, e-learning dari
universitas-universitas dalam maupun luar negeri, informasi beasiswa dan
lain-lain yang secara online dapat diakses oleh masyarakat dimanapun berada
sangat berperan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
DAFTAR PUSTAKA
http:// Program Pemerintah
dan Swasta Dalam Implementasi TIK Untuk BK

0 komentar:
Komentar yang sopan yaa :) gaboleh nakal komennya :)